Arsip Rasa
Semua orang memiliki buku kehidupannya masing-masing, lembaran demi lembaran terisi begitu saja dengan pengalaman. Pengalaman yang telah dilalui dapat dijadikan sebagai pelajaran dan motivasi, agar takdir dapat dirubah walau hanya setetes air hujan.
Bagaimana jika terus terbayang kejadian masa lalu dengan seseorang yang sudah jauh? Haruskah aku merasa frustasi atau menikmati nya selagi bisa mengingatnya?
Masa awal berkenalan, lalu berteman dan muncul rasa menyukai. Melakukan pendekatan dengan baik dan tulus, agar rasa suka dapat diterima dengan baik dan tidak ada cinta bertepuk sebelah tangan.
Hari demi hari, kita semakin dekat. Walau hanya sebatas saling kirim pesan, itu sudah membuat hatiku berdegup kencang. Perut yang dipenuhi kupu-kupu dan rahang yang sakit karena tidak bisa berhenti untuk tersenyum.
Saat bertemu hanya bisa saling menatap karena rasa canggung, rasanya aneh tapi aku juga tidak bisa protes. Ada kalanya kita dapat bercanda tawa dengan bebas karena bantuan teman-teman. Saling mengejek dengan nama panggilan yang dibuat dari nama hewan atau makanan dan minuman, masa masa yang indah yang sudah lewat.
Suatu hari, kau mengajak ku untuk melakukan hubungan yang lebih dari teman/sahabat, yaitu pacar. Aku sangat senang saat itu, sampai menganggap kalau ini hanya mimpi. Awal awal berjalan seperti biasa saat masih tahap pendekatan, tapi entah mengapa, lama-kelamaan saling kirim pesan yang biasanya rutin tiba-tiba mengurang dan tidak ada sama sekali. Hari demi hari menunggu pesan datang, tidak berani untuk memberi pesan karena takut akan mengganggu.
Suatu hari, kau akhirnya memberi pesan setelah sekian lama. Tapi pesan yang kau kirim dengan pesan yang kuharapkan itu berbeda, sangat berbeda. Senyum yang tadinya merekah itu luntur begitu saja. Bohong jika bilang tidak sedih. Tapi.. aku juga tidak bisa menahannya jika tidak ingin dia merasa jengkel padaku. Jadi, aku mengatakan apa yang ia inginkan dan menghapus semua sisa pesan agar aku bisa melupakannya.
Saat ini hanya ada rasa sesak dalam dada, kejadian kejadian itu terus terbayang dalam pikiran. Niat hati ingin melupakan, tapi malah semakin mengingatnya. Pertanda apa ini? Aku lelah dengan semua ini, pikiran tentang ini membuat ku pusing. Rasanya seperti diberi harapan yang kapan saja bisa menghilang tanpa jejak.
Sabtu, 23 Maret 2024
Numea Hashi.
Comments
Post a Comment